Era Disrupsi yang Harus Dihadapi Dunia Pendidikan

Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti memberikan respon mengenai Era Disrupsi yang ada di dunia pendidikan saat ini. Menurutnya, dunia pendidikan saat ini harus bisa lebih beradaptasi. Ini penting, karena saat ini teknologi judi slot online jackpot terbesar sudah tidak bisa kita hindari, begitu juga pada dunia pendidikan, sehingga harus bisa segera bersiap jadi tidak tertinggal oleh perubahan yang terjadi secara global.

Dalam acara yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Massa – Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS). Acara Wisuda Sarjana ke-25 dengan tema ‘Bright Future Digital Communication of Stikosa-AWS’ yang diadakan pada Sabtu (4/12/2021) di Surabaya ini, ia menyampaikan mengenai pentingnya hal ini.

“Hal itu harus diperhatikan dengan jeli oleh dunia pendidikan seperti Stikosa-AWS. Karena kita hanya punya dua pilihan, menjadi objek atau subjek,” Ucap LaNyalla.

LaNyalla menganggap kalau Stikosa-AWS haruslah melakukan reposisi dan juga melakukan adaptasi dengan cepat. Apalagi memasi era Dis-rupsi dan juga percepatan perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, semua proses dan juga output ilmu komunikasi, khususnya pada komunikasi massa yang sudah berubah.

Selain itu dia juga mengungkapkan, kalau radio harus bisa berubah, apalagi sejak adanya podcast terlebihnya game Slot Online yang memberikan banyak keuntungan. Program di televisi saat ini juga semakin berubah setelah berkembangnya Youtube.

Saat ini juga pekerjaan mansuia semakin digantikan dengan automasi. Seperti yang sebelumnya sudah terjadi di proses pra cetak dan cetak media massa printing.

LaNyalla mengungkapkan kalau ada dua peluang dan juga tantangan yang akan kita hadapi. Pertama adalah percepatan dari pertumbuhan digitalisasi yang terdapat di semua sektor.

Ini membuat kita mau tidak mau harus masuk ke dalam semua sektor, karena pesatnya era automasi dan juga artificial intelijen, dan akan menggantikan beberapa peran dari manusia.

Yang kedua adalah bangsa Indonesia akan mulai masuk ke puncak demografi dari usia produktif di tahun 2045. Saat itu jumlah populasi penduduk yang berusia produktif sebesar 7- persen dari total keseluruhan penduduk.

Nah, puncak demografi usia produktif ini kalau tidak dikelola dengan baik, maka akan ada konsekuensi berat yang diterima. Akan muncul masalah baru seperti kemiskinan, derajat sosial rendah, dan tingkat pengangguran yang tinggi.

Hal ini dikarenakan usia produktif yang tinggi, sedangkan tidak adanya lapangan kerja yang memadai.

Inilah yang membuat LaNyalla menegaskan kita perlu untuk mempersiapkannya mulai saat ini. Penting, karena di tahun 2045 yang di mana anak muda saat ini mulai akan menjadi pemimpin bangsa. Di tangan mereka, masa depan bangsa dipertaruhkan.

LaNyalla menunjukkan rasa kepercayaannya kepada kemampuan yang dimiliki oleh kaum muda. Apalagi adanya start-up yang mulai bermunculan saat ini, di mana ini bisa membantu untuk mengubah perilaku umat manusia.

Nah, yang menjadi pertanyaan adalah apakah kaum muda akan memanfaatkan teknologi untuk berkreasi dan menciptakan nilai tambah?