Apa Fungsi dan Tugas dari ASN?

Aparatur Sipil Negara atau ASN merupakan profesi untuk pegawai negeri sipil dan juga pegawai pemerintah dengan peranjian kerja kepada instansi pemerintah.

Di dalam ASN ini terdapat dua jenis profesi, yaitu PNS dan juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.

Lalu bagaimana dengan gajinya? Mereka akan digaji sesyai dengan peraturan undang-undangan.

Nah, berbeda dengan PNS yang harus seorang WNI dan juga sudah memenuhi syarat tertentu. Mereka akan diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap agar bisa menduduki suatu jabatan yang ada di pemerintah.

Lalu kalau PPPK, mereka diangkat berdasarkan kepada perjanjian kerja dalam jangka waktu tertentu dan juga diangkat berdasarkan perjanjian kerja dalam jangka waktu tertentu ketika melakukan tugas pemerintahan.

Ada beberapa fungsi dan tugas dari ASN yang penting untuk diketahui?

1.Seorang ASN harus melaksanakan kebijakan publik yang sudah dibuat oleh pejabat Pembina Kepegawaian dan sesuai dengan ketentuan yang sudah dibuat oleh perundang-undangan.

2.Mereka juga harus bisa memberikan pelayanan publik dengan profesional, serta memberikan pelayanan yang berkualitas.

3. Seorang pegawai ASN diharapkan bisa semakin memperkuat persatuan dan juga kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pegawai ASN memiliki peran untuk menjadi yang merencanakan, melaksanakan, dan juga mengawasi penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan juga pembangunan nasional dengan melalui pelaksanaan kebijakan dan juga pelayanan publik yang lebih profesional, bebas ari intervensi politik, dan bersih dari praktik kolusi, nepotisme, dan korupsi.

Banyak yang tertarik untuk menjadi seorang ASN, hal ini karena hak dari para ASN yang menggiurkan, terutama bagi PNS. Beberapa hak dari PNS tersebut ialah:

  • Gaji, tunjangan, dan fasilitas;
  • Cuti;
  • Jaminan pensiun dan jaminan hari tua;
  • Perlindungan;
  • Pengembangan kompetensi.

Sedangkan PPPK juga mendapatkan hak yang tidak jauh berbeda dibandingkan dengan PNS, hanya saja dengan rate yang lebih kecil.

  • Gaji dan tunjangan;
  • Cuti;
  • Perlindungan;
  • Pengembangan kompetensi.

Untuk mendapatkan hak-hak di atas, ASN harus bisa memenugi kewajiban yang sudah diatur dalam perundang-undangan, yaitu:

1. Setia dan taat kepada Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan pemerintah yang sah;

2. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa;

3. Melaksanakan kebijakan yang dirumuskan pejabat pemerintah yang berwenang;

4. Menaati ketentuan peraturan perundang-undangan;

5. Melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian, kejujuran, kesadaran, dan tanggung jawab;

6. Menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan;

7. Menyimpan rahasia jabatan dan hanya dapat mengemukakan rahasia jabatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan; dan

8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

Nah, itulah sedikit ulasan mengenai fungsi dan tugas dari ASN. Selain itu, saat menjalankannya, mereka pun akan mendapatkan hak yang bisa menunjang kehidupannya.